Gboard Itu Apa? Kenali Fitur dan Cara Menggunakan Keyboard Google di Android
Gboard merupakan aplikasi keyboard buatan Google yang digunakan untuk mengetik pada perangkat Android maupun perangkat lain yang mendukungnya. Meski terlihat seperti keyboard biasa, Gboard sebenarnya mempunyai banyak fitur yang dapat membantu pengguna mengetik lebih cepat, menerjemahkan teks, mencari emoji, menggunakan GIF, hingga memanfaatkan fitur penulisan berbasis AI pada perangkat tertentu.
Banyak pengguna Android mungkin sudah menggunakan Gboard setiap hari tanpa mengetahui seluruh kemampuannya. Padahal, beberapa fitur yang tersedia dapat membuat aktivitas mengetik pesan, membuat catatan, menulis dokumen, maupun berkomunikasi dalam bahasa asing menjadi lebih praktis.
Google sendiri menjelaskan bahwa Gboard menyediakan fitur seperti Glide Typing, dikte suara, tulisan tangan, pencarian emoji, GIF, pengetikan multibahasa, dan Google Translate.
Lantas, apa sebenarnya Gboard dan bagaimana cara memanfaatkan fitur-fiturnya?
Baca juga: iPhone Ultra Lipat 2026: Bocoran Desain, Spesifikasi, Harga, dan Perkiraan Rilis
Apa Itu Gboard?
Gboard adalah aplikasi keyboard dari Google yang dirancang untuk memudahkan pengguna memasukkan teks melalui perangkat digital.
Nama Gboard berasal dari kombinasi kata Google dan Keyboard. Aplikasi ini sebelumnya dikenal sebagai Google Keyboard sebelum Google mengganti namanya menjadi Gboard.
Gboard pertama kali diperkenalkan untuk Android pada 2016 dengan berbagai kemampuan tambahan, termasuk pencarian Google langsung dari keyboard, GIF, emoji, pengetikan dengan geser, dan dukungan banyak bahasa.
Seiring perkembangan Android, kemampuan Gboard juga semakin bertambah.
Saat ini, Gboard tidak hanya berfungsi sebagai alat untuk memasukkan huruf dan angka. Keyboard tersebut juga menjadi semacam pusat berbagai fitur yang dapat digunakan tanpa harus meninggalkan aplikasi yang sedang dibuka.
Mengapa Banyak Pengguna Memilih Gboard?
Salah satu alasan Gboard populer adalah karena aplikasinya menggabungkan banyak fungsi dalam satu keyboard.
Ketika sedang mengetik pesan, misalnya, pengguna tidak selalu harus berpindah aplikasi untuk melakukan pekerjaan tertentu. Beberapa fitur dapat diakses langsung dari menu keyboard.
Gboard juga mendukung berbagai bahasa, termasuk Bahasa Indonesia, Jawa, Sunda, Inggris, Arab, Jepang, Korea, dan banyak bahasa lainnya.
Bagi pengguna yang sering berkomunikasi dalam lebih dari satu bahasa, kemampuan tersebut cukup membantu.
Fitur Gboard yang Perlu Kamu Ketahui
Berikut beberapa fitur Gboard yang menarik untuk digunakan.
1. Glide Typing
Glide Typing memungkinkan pengguna mengetik dengan cara menggeser jari dari satu huruf ke huruf lainnya tanpa harus menekan setiap tombol satu per satu.
Contohnya, ketika ingin mengetik sebuah kata, pengguna cukup menggeser jari melewati huruf-huruf yang diperlukan. Gboard kemudian mencoba mengenali kata berdasarkan pola geseran tersebut.
Fitur ini sangat berguna bagi pengguna yang ingin mengetik lebih cepat menggunakan satu tangan.
Google juga menyediakan fitur pengaturan untuk mengaktifkan kemampuan mengetik dengan geser melalui menu pengaturan Gboard.
2. Mengetik dengan Suara
Tidak ingin mengetik secara manual?
Gboard menyediakan fitur dikte yang memungkinkan pengguna memasukkan teks menggunakan suara.
Fitur ini dapat berguna ketika tangan sedang tidak leluasa mengetik atau ketika pengguna ingin memasukkan teks yang cukup panjang.
Namun, kemampuan pengenalan suara dapat berbeda berdasarkan bahasa dan perangkat yang digunakan. Google juga mencatat bahwa tidak semua bahasa tersedia untuk fitur ucapkan-pesan.
3. Google Translate Langsung dari Keyboard
Salah satu fitur yang menarik adalah kemampuan menerjemahkan teks ketika sedang mengetik.
Pengguna tidak harus selalu membuka aplikasi penerjemah secara terpisah.
Cara menggunakannya cukup sederhana:
Buka aplikasi yang memiliki kolom teks.
Tampilkan Gboard.
Buka menu fitur pada bagian atas keyboard.
Pilih Terjemahan.
Tentukan bahasa sumber.
Pilih bahasa tujuan.
Ketik teks yang ingin diterjemahkan.
Gunakan hasil terjemahan yang ditampilkan.
Google menjelaskan bahwa Gboard dapat menampilkan pratinjau terjemahan ketika pengguna mengetik.
Fitur ini bisa sangat berguna ketika berkomunikasi dengan orang yang menggunakan bahasa berbeda.
4. Pencarian Emoji
Mencari emoji satu per satu terkadang cukup merepotkan.
Gboard menyediakan pencarian emoji sehingga pengguna dapat menemukan emoji berdasarkan kata tertentu.
Misalnya, daripada menggulir daftar emoji yang panjang, pengguna dapat mencari emoji yang diinginkan melalui fitur pencarian.
Selain emoji, Gboard juga menyediakan kemampuan pencarian dan penggunaan GIF pada keyboard.
5. Pengetikan Multibahasa
Gboard dapat digunakan untuk beberapa bahasa tanpa harus selalu mengganti keyboard secara manual.
Fitur multibahasa sangat berguna bagi pengguna yang sering mencampurkan bahasa dalam percakapan.
Google menyebutkan bahwa Gboard mendukung ratusan variasi bahasa, termasuk Bahasa Indonesia, Jawa, Sunda, Inggris, Melayu, Jepang, Korea, dan berbagai bahasa lainnya.
6. Mode Satu Tangan
Ponsel dengan layar besar memang nyaman untuk melihat konten, tetapi keyboard terkadang terasa sulit dijangkau menggunakan satu tangan.
Gboard menyediakan mode satu tangan yang memungkinkan keyboard diposisikan lebih dekat ke sisi kiri atau kanan layar.
Pengguna dapat menyesuaikan posisi keyboard sesuai tangan yang digunakan.
Fitur ini termasuk salah satu pengaturan yang direkomendasikan Google untuk perangkat dengan layar besar.
7. Baris Angka Permanen
Jika kamu sering mengetik angka, ada pengaturan yang dapat membuat baris angka selalu tersedia di bagian atas keyboard.
Dengan begitu, pengguna tidak perlu berpindah ke tampilan simbol atau angka setiap kali ingin memasukkan angka.
Google menyediakan opsi Baris Angka melalui pengaturan preferensi Gboard.
8. Kontrol Kursor dengan Tombol Spasi
Kesalahan mengetik terkadang membuat kita harus memindahkan posisi kursor secara manual.
Gboard memiliki trik yang cukup praktis. Pengguna dapat menggeser jari di sepanjang tombol spasi untuk membantu memindahkan posisi kursor.
Fitur sederhana ini dapat menghemat waktu ketika mengedit kalimat panjang.
9. Menghapus Banyak Kata dengan Gestur
Gboard juga menyediakan gestur untuk menghapus teks dengan lebih cepat.
Daripada menekan tombol hapus berulang kali, pengguna dapat memanfaatkan gestur yang tersedia untuk menghapus beberapa kata sekaligus.
Fitur seperti ini sangat berguna ketika terjadi kesalahan pengetikan pada kalimat yang cukup panjang.
10. Tema Keyboard
Bosan dengan tampilan keyboard standar?
Gboard memungkinkan pengguna memilih tema keyboard sesuai selera. Pengguna juga dapat memilih tampilan dengan atau tanpa batas pada tombol.
Dengan demikian, tampilan keyboard dapat dibuat lebih sesuai dengan preferensi pengguna.
Gboard Kini Mulai Memanfaatkan AI
Perkembangan Gboard tidak berhenti pada fitur keyboard konvensional.
Google juga memperkenalkan AI writing tools pada Gboard untuk perangkat yang memiliki dukungan Gemini Intelligence.
Fitur tersebut dapat membantu pengguna memperbaiki tulisan, memeriksa tata bahasa, menyusun ulang kalimat, serta menyesuaikan gaya tulisan seperti menjadi lebih profesional atau lebih ramah.
Google sebelumnya juga memperkenalkan alat penulisan berbasis AI di Gboard yang dapat membantu merevisi teks, memperbaiki ejaan dan tata bahasa, serta menyesuaikan gaya penulisan.
Ketersediaan fitur AI tersebut tidak selalu sama pada setiap perangkat karena bergantung pada perangkat, bahasa, wilayah, dan dukungan fitur.
Ada Perubahan Tampilan Gboard pada 2026
Pada 2026, Gboard juga mendapatkan perubahan desain pada bagian pintasan.
Laporan 9to5Google menyebutkan bahwa Google mulai menggulirkan desain baru berbasis Material 3 Expressive untuk halaman pintasan Gboard. Tampilan pintasan berubah menjadi elemen berbentuk kapsul dengan ikon dan nama fitur yang lebih mudah dikenali.
Perubahan tersebut membuat tampilan menu Gboard terasa lebih modern dibandingkan desain sebelumnya.
Namun, distribusi pembaruan antarpengguna dapat berbeda karena sebagian perubahan Gboard dapat diberikan secara bertahap melalui pembaruan aplikasi maupun sisi server.
Cara Mengaktifkan Gboard di Android
Jika Gboard belum menjadi keyboard utama di HP, pengguna dapat memasangnya melalui Google Play.
Setelah Gboard terpasang, buka aplikasi yang memiliki kolom untuk mengetik.
Kemudian masuk ke pengaturan keyboard dan pilih Gboard sebagai metode input.
Google menyediakan panduan resmi untuk menyiapkan Gboard, termasuk memilih bahasa dan mengatur berbagai opsi keyboard.
Cara Membuka Pengaturan Gboard
Pengaturan Gboard dapat diakses langsung ketika keyboard sedang muncul.
Secara umum langkahnya sebagai berikut:
Buka aplikasi yang memiliki kolom teks.
Tampilkan Gboard.
Ketuk menu fitur pada bagian keyboard.
Pilih Lainnya.
Masuk ke Setelan.
Pilih fitur yang ingin diubah.
Google menyediakan beberapa pengaturan seperti mengetik dengan geser, koreksi teks, dikte, bahasa, dan berbagai preferensi lainnya.
Perlu diperhatikan bahwa nama menu dan posisi beberapa opsi dapat berbeda tergantung versi Gboard dan perangkat yang digunakan.
Apakah Gboard Bisa Digunakan untuk Menerjemahkan Bahasa?
Bisa.
Gboard memiliki fitur terjemahan yang memungkinkan pengguna menerjemahkan teks langsung ketika mengetik.
Misalnya, kamu sedang menulis pesan dalam Bahasa Indonesia tetapi ingin mengubahnya menjadi bahasa Inggris. Kamu dapat menggunakan menu Terjemahan pada Gboard tanpa harus berpindah ke aplikasi penerjemah.
Fitur ini sangat praktis untuk percakapan, email, maupun komunikasi singkat.
Apakah Gboard Gratis?
Gboard tersedia sebagai aplikasi keyboard dari Google dan dapat dipasang melalui Google Play.
Halaman Google Play mencantumkan Gboard sebagai aplikasi Google LLC dan menunjukkan bahwa aplikasi tersebut telah memiliki jumlah unduhan yang sangat besar.
Namun, beberapa fitur tertentu dapat memiliki persyaratan perangkat, bahasa, wilayah, atau versi Android tertentu.
Karena itu, tidak semua pengguna akan mendapatkan seluruh fitur Gboard yang sama.
Gboard vs Keyboard Bawaan HP
Apakah Gboard lebih baik daripada keyboard bawaan?
Jawabannya tergantung kebutuhan.
Keyboard bawaan dari produsen HP biasanya sudah terintegrasi dengan sistem dan menawarkan fitur yang disesuaikan dengan perangkat. Sementara itu, Gboard memiliki keunggulan pada integrasi ekosistem Google, dukungan bahasa yang luas, terjemahan, pencarian emoji, GIF, pengetikan geser, dikte, serta berbagai fitur tambahan.
Jika kamu membutuhkan keyboard yang sederhana tetapi memiliki banyak fitur tambahan, Gboard bisa menjadi salah satu pilihan yang menarik.
Tips Agar Gboard Lebih Nyaman Digunakan
Agar pengalaman mengetik lebih nyaman, beberapa pengaturan berikut bisa dicoba:
Aktifkan baris angka jika kamu sering memasukkan angka.
Gunakan Glide Typing jika ingin mencoba mengetik dengan satu gerakan jari.
Atur mode satu tangan apabila ukuran layar HP terasa terlalu lebar.
Manfaatkan terjemahan ketika harus menulis dalam bahasa asing.
Gunakan dikte suara untuk memasukkan teks tanpa mengetik secara manual.
Atur tema keyboard agar tampilan Gboard sesuai dengan preferensi pribadi.
Manfaatkan fitur penulisan AI jika perangkat dan akun kamu mendukungnya.
Dengan mengenali berbagai fitur tersebut, Gboard tidak hanya menjadi keyboard untuk memasukkan teks, tetapi juga alat bantu produktivitas di smartphone.
Kesimpulan
Gboard adalah keyboard buatan Google yang memiliki jauh lebih banyak kemampuan daripada sekadar mengetik huruf dan angka.
Di dalamnya tersedia berbagai fitur seperti Glide Typing, dikte suara, pencarian emoji dan GIF, pengetikan multibahasa, Google Translate, mode satu tangan, pengaturan tema, serta sejumlah fitur penulisan berbasis AI pada perangkat yang kompatibel.
Pada 2026, Google juga terus memperbarui tampilan dan kemampuan Gboard. Salah satu perkembangan terbaru adalah perubahan desain menu pintasan berbasis Material 3 Expressive.
Jadi, jika selama ini kamu menggunakan Gboard hanya untuk mengetik pesan, sebenarnya masih banyak fitur yang bisa dimanfaatkan.
Sumber: Google Gboard Help, Google Play Store, Google Blog, dan laporan perkembangan Gboard 2026.

Komentar & Diskusi
Tinggalkan Balasan: