30 Soal TKA Matematika SMP 2027 Materi Bilangan dan Pembahasannya

Daftar Isi (Sitemap)

30 Soal TKA Matematika SMP 2027 Materi Bilangan dan Pembahasannya

Edu Teknoid — 
30 Soal TKA Matematika SMP 2027 Materi Bilangan dan Pembahasannya

Bagi siswa kelas 9 SMP/MTs yang sedang mempersiapkan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2027, latihan soal berdasarkan materi yang tepat menjadi salah satu cara untuk mengetahui kesiapan menghadapi asesmen.

Salah satu materi penting dalam TKA Matematika SMP adalah Bilangan. Materi ini tidak hanya menguji kemampuan menghitung, tetapi juga kemampuan memahami hubungan antarbilangan, memperkirakan hasil, menggunakan rasio, menentukan faktorisasi prima, serta menyelesaikan persoalan dalam kehidupan sehari-hari.

Artikel ini menyediakan 30 soal TKA Matematika SMP 2027 materi Bilangan lengkap dengan kunci jawaban dan pembahasan. Soal dibuat dengan variasi tingkat kesulitan dan menekankan kemampuan pemahaman, aplikasi, serta penalaran matematis

Catatan: Soal-soal berikut merupakan soal latihan, bukan soal resmi atau bocoran TKA 2027.

Baca juga: 60 Soal Latihan OSN IPA SMP Tingkat Nasional Beserta Pembahasan Lengkap (Soal Orisinal Model HOTS) 

Materi Bilangan dalam TKA Matematika SMP

Berdasarkan kerangka asesmen TKA Matematika SMP/MTs, elemen Bilangan berada pada subelemen Bilangan Real. Cakupannya antara lain:

  • perbandingan dan sifat-sifat bilangan;

  • operasi aritmetika;

  • estimasi atau perkiraan hasil perhitungan;

  • faktorisasi prima;

  • rasio, skala, proporsi, dan laju perubahan;

  • perbandingan senilai;

  • perbandingan berbalik nilai.

Bilangan yang digunakan dapat mencakup bilangan bulat, rasional, irasional, bilangan berpangkat bulat, bentuk akar, dan notasi ilmiah. (Pusmendik)

Karena TKA tidak hanya mengukur hafalan rumus, latihan berikut sengaja memasukkan soal kontekstual dan soal yang membutuhkan penalaran.


30 Soal TKA Matematika SMP 2027 Materi Bilangan

Soal 1 — Operasi Bilangan Bulat

Suhu di sebuah daerah pada pagi hari adalah 4°C. Pada malam hari suhu tersebut turun 9°C. Berapakah suhu pada malam hari?

A. −13°C
B. −5°C
C. 5°C
D. 13°C

Jawaban: B. −5°C

Pembahasan:

Suhu awal = 4°C.

Karena turun 9°C:

4 − 9 = −5

Jadi, suhu pada malam hari adalah −5°C.


Soal 2 — Operasi Campuran

Nilai dari

24 − 18 ÷ 3 × 2 + 5

adalah ....

A. 11
B. 17
C. 23
D. 25

Jawaban: B. 17

Pembahasan:

Perkalian dan pembagian dikerjakan terlebih dahulu dari kiri ke kanan.

18 ÷ 3 = 6

6 × 2 = 12

Kemudian:

24 − 12 + 5 = 17

Jadi, jawabannya adalah 17.


Soal 3 — Pecahan

Hasil dari

3/4 + 2/3

adalah ....

A. 5/7
B. 13/12
C. 17/12
D. 19/12

Jawaban: C. 17/12

Pembahasan:

KPK penyebut 4 dan 3 adalah 12.

3/4 = 9/12

2/3 = 8/12

Maka:

9/12 + 8/12 = 17/12

Jadi, jawabannya 17/12.


Soal 4 — Pecahan dalam Kehidupan Sehari-hari

Ibu mempunyai 2 1/2 kg tepung. Sebanyak 3/4 kg digunakan untuk membuat kue. Berapa kilogram tepung yang tersisa?

A. 1 1/4 kg
B. 1 1/2 kg
C. 1 3/4 kg
D. 2 1/4 kg

Jawaban: C. 1 3/4 kg

Pembahasan:

2 1/2 = 5/2.

Maka:

5/2 − 3/4

Samakan penyebut:

10/4 − 3/4 = 7/4

7/4 = 1 3/4.

Jadi, tepung yang tersisa adalah 1 3/4 kg.


Soal 5 — Perbandingan Bilangan

Manakah urutan bilangan berikut dari yang terkecil ke terbesar?

0,45 ; 2/5 ; 48% ; 0,5

A. 2/5, 0,45, 48%, 0,5
B. 0,45, 2/5, 48%, 0,5
C. 2/5, 48%, 0,45, 0,5
D. 0,5, 48%, 0,45, 2/5

Jawaban: A. 2/5, 0,45, 48%, 0,5

Pembahasan:

Ubah semuanya menjadi desimal:

2/5 = 0,40

0,45 = 0,45

48% = 0,48

0,5 = 0,50

Urutannya:

0,40 < 0,45 < 0,48 < 0,50.

Jadi jawabannya A.


Soal 6 — FPB

Dua lampu berkedip secara berkala. Lampu pertama berkedip setiap 12 detik dan lampu kedua setiap 18 detik. Jika keduanya berkedip bersama sekarang, berapa detik kemudian keduanya berkedip bersama lagi?

A. 6 detik
B. 24 detik
C. 36 detik
D. 54 detik

Jawaban: C. 36 detik

Pembahasan:

Kita mencari KPK dari 12 dan 18.

12 = 2² × 3

18 = 2 × 3²

KPK = 2² × 3² = 36.

Jadi, keduanya akan berkedip bersama lagi setelah 36 detik.


Soal 7 — Faktorisasi Prima

Faktorisasi prima dari 360 adalah ....

A. 2² × 3² × 5
B. 2³ × 3² × 5
C. 2³ × 3 × 5²
D. 2² × 3 × 5²

Jawaban: B. 2³ × 3² × 5

Pembahasan:

360 = 36 × 10

= (2² × 3²) × (2 × 5)

= 2³ × 3² × 5.

Jadi jawabannya B.


Soal 8 — FPB dalam Konteks

Seorang guru mempunyai 48 pensil dan 72 buku tulis. Semua barang tersebut akan dibagi ke beberapa paket dengan jumlah setiap jenis barang sama banyak pada setiap paket.

Jumlah paket terbanyak yang dapat dibuat adalah ....

A. 8
B. 12
C. 16
D. 24

Jawaban: B. 12

Pembahasan:

Kita mencari FPB dari 48 dan 72.

48 = 2⁴ × 3

72 = 2³ × 3²

FPB = 2³ × 3 = 24.

Perhatikan bahwa jumlah paket terbanyak sebenarnya 24, sehingga:

48 ÷ 24 = 2 pensil per paket

72 ÷ 24 = 3 buku per paket.

Jadi jawaban yang benar adalah D. 24.

Catatan: Soal ini menguji kemampuan membedakan FPB dan KPK. Jangan terkecoh oleh pilihan yang terlihat sebagai pembagi umum lainnya.


Soal 9 — KPK

Tiga kegiatan dilakukan secara berkala. Kegiatan A setiap 6 hari, B setiap 8 hari, dan C setiap 12 hari. Jika hari ini ketiganya dilakukan bersamaan, berapa hari lagi ketiganya dilakukan bersamaan?

A. 12
B. 18
C. 24
D. 48

Jawaban: C. 24

Pembahasan:

6 = 2 × 3

8 = 2³

12 = 2² × 3

KPK = 2³ × 3 = 24.

Jadi ketiganya akan bersamaan lagi setelah 24 hari.


Soal 10 — Pangkat

Nilai dari

2⁵ × 2³ ÷ 2⁴

adalah ....

A. 4
B. 8
C. 16
D. 32

Jawaban: C. 16

Pembahasan:

Gunakan sifat:

aแต × aโฟ = aแต⁺โฟ

dan

aแต ÷ aโฟ = aแต⁻โฟ.

Maka:

2⁵ × 2³ ÷ 2⁴

= 2⁵⁺³⁻⁴

= 2⁴

= 16.


Soal 11 — Pangkat Negatif

Nilai dari

2⁻³

adalah ....

A. −8
B. −1/8
C. 1/8
D. 8

Jawaban: C. 1/8

Pembahasan:

Pangkat negatif memenuhi:

a⁻โฟ = 1/aโฟ.

Jadi:

2⁻³ = 1/2³ = 1/8.


Soal 12 — Bentuk Akar

Nilai dari

√144 + √81

adalah ....

A. 15
B. 17
C. 21
D. 25

Jawaban: C. 21

Pembahasan:

√144 = 12

√81 = 9

Maka:

12 + 9 = 21.

Jadi jawabannya 21.


Soal 13 — Operasi Bentuk Akar

Hasil dari

3√5 + 2√5

adalah ....

A. 5√5
B. 6√5
C. 5√10
D. √25

Jawaban: A. 5√5

Pembahasan:

Karena memiliki bentuk akar yang sama, koefisiennya dapat dijumlahkan:

3√5 + 2√5 = 5√5.


Soal 14 — Notasi Ilmiah

Jarak suatu objek adalah 450.000.000 meter. Bentuk notasi ilmiah dari bilangan tersebut adalah ....

A. 4,5 × 10⁶
B. 4,5 × 10⁷
C. 4,5 × 10⁸
D. 45 × 10⁸

Jawaban: C. 4,5 × 10⁸

Pembahasan:

450.000.000 dipindahkan koma hingga menjadi 4,5.

Koma berpindah 8 tempat.

Jadi:

450.000.000 = 4,5 × 10⁸.


Soal 15 — Notasi Ilmiah

Hasil dari

(3 × 10⁵) × (2 × 10³)

adalah ....

A. 6 × 10⁸
B. 6 × 10¹⁵
C. 5 × 10⁸
D. 5 × 10⁶

Jawaban: A. 6 × 10⁸

Pembahasan:

Kalikan koefisien:

3 × 2 = 6.

Kemudian jumlahkan pangkat:

10⁵ × 10³ = 10⁸.

Jadi hasilnya:

6 × 10⁸.


Soal 16 — Estimasi

Sebuah toko menjual tiga barang dengan harga Rp19.800, Rp29.700, dan Rp49.600.

Perkiraan paling dekat dari jumlah harga tersebut adalah ....

A. Rp80.000
B. Rp90.000
C. Rp100.000
D. Rp110.000

Jawaban: C. Rp100.000

Pembahasan:

Bulatkan harga:

Rp19.800 ≈ Rp20.000

Rp29.700 ≈ Rp30.000

Rp49.600 ≈ Rp50.000

Jumlah:

20.000 + 30.000 + 50.000 = Rp100.000.


Soal 17 — Persentase

Sebuah tas seharga Rp240.000 mendapatkan diskon 15%. Harga setelah diskon adalah ....

A. Rp196.000
B. Rp204.000
C. Rp210.000
D. Rp216.000

Jawaban: B. Rp204.000

Pembahasan:

Diskon:

15% × Rp240.000

= Rp36.000.

Harga setelah diskon:

Rp240.000 − Rp36.000

= Rp204.000.


Soal 18 — Persentase Berurutan

Sebuah barang seharga Rp200.000 mendapat diskon 20%. Setelah diskon, harga tersebut dikenai kenaikan 10%.

Harga akhirnya adalah ....

A. Rp160.000
B. Rp168.000
C. Rp176.000
D. Rp180.000

Jawaban: C. Rp176.000

Pembahasan:

Diskon 20%:

Rp200.000 × 80% = Rp160.000.

Kemudian naik 10%:

Rp160.000 × 110% = Rp176.000.

Jadi harga akhirnya Rp176.000.


Soal 19 — Rasio

Perbandingan jumlah siswa laki-laki dan perempuan dalam sebuah kelas adalah 3 : 5. Jika jumlah seluruh siswa 32 orang, jumlah siswa perempuan adalah ....

A. 12
B. 18
C. 20
D. 24

Jawaban: C. 20

Pembahasan:

Jumlah bagian:

3 + 5 = 8.

Nilai satu bagian:

32 ÷ 8 = 4.

Jumlah perempuan:

5 × 4 = 20 siswa.


Soal 20 — Rasio dalam Konteks

Untuk membuat minuman, perbandingan sirup dan air adalah 2 : 5.

Jika air yang digunakan sebanyak 1.500 mL, volume sirup yang diperlukan adalah ....

A. 400 mL
B. 500 mL
C. 600 mL
D. 750 mL

Jawaban: C. 600 mL

Pembahasan:

Perbandingan sirup : air = 2 : 5.

Jika 5 bagian = 1.500 mL, maka:

1 bagian = 1.500 ÷ 5 = 300 mL.

Sirup:

2 × 300 = 600 mL.


Soal 21 — Perbandingan Senilai

Empat buku tulis berharga Rp28.000. Jika harga setiap buku sama, harga tujuh buku adalah ....

A. Rp42.000
B. Rp45.000
C. Rp49.000
D. Rp56.000

Jawaban: C. Rp49.000

Pembahasan:

Harga satu buku:

Rp28.000 ÷ 4 = Rp7.000.

Harga 7 buku:

7 × Rp7.000 = Rp49.000.


Soal 22 — Perbandingan Senilai

Sebuah kendaraan membutuhkan 6 liter bahan bakar untuk menempuh 72 km. Dengan asumsi penggunaan bahan bakar tetap, berapa kilometer yang dapat ditempuh dengan 10 liter?

A. 100 km
B. 110 km
C. 120 km
D. 130 km

Jawaban: C. 120 km

Pembahasan:

Jarak per liter:

72 ÷ 6 = 12 km.

Dengan 10 liter:

10 × 12 = 120 km.


Soal 23 — Perbandingan Berbalik Nilai

Sebuah pekerjaan dapat diselesaikan oleh 6 orang dalam 12 hari. Jika pekerjaan tersebut dikerjakan oleh 8 orang dengan kemampuan yang sama, waktu yang diperlukan adalah ....

A. 6 hari
B. 8 hari
C. 9 hari
D. 10 hari

Jawaban: C. 9 hari

Pembahasan:

Karena jumlah pekerja bertambah, waktu berkurang. Ini merupakan perbandingan berbalik nilai.

6 × 12 = 8 × x

72 = 8x

x = 9.

Jadi pekerjaan selesai dalam 9 hari.


Soal 24 — Perbandingan Berbalik Nilai

Sebuah proyek membutuhkan 15 pekerja selama 20 hari. Jika jumlah pekerja menjadi 25 orang dan kemampuan setiap pekerja dianggap sama, proyek tersebut dapat diselesaikan dalam ....

A. 10 hari
B. 12 hari
C. 15 hari
D. 18 hari

Jawaban: B. 12 hari

Pembahasan:

Gunakan:

15 × 20 = 25 × x

300 = 25x

x = 12.

Jadi waktu yang diperlukan adalah 12 hari.


Soal 25 — Rasio dan Penalaran

Perbandingan uang Andi dan Budi adalah 4 : 7. Setelah Andi menerima tambahan Rp15.000, perbandingan uang mereka menjadi 19 : 28.

Jumlah uang Budi mula-mula adalah ....

A. Rp70.000
B. Rp84.000
C. Rp98.000
D. Rp105.000

Jawaban: C. Rp98.000

Pembahasan:

Misalkan uang Andi = 4x dan Budi = 7x.

Setelah Andi mendapat Rp15.000:

(4x + 15.000) : 7x = 19 : 28.

Maka:

28(4x + 15.000) = 19(7x)

112x + 420.000 = 133x

420.000 = 21x

x = 20.000.

Uang Budi:

7 × Rp20.000 = Rp140.000.

Jadi hasil yang benar adalah Rp140.000.

Catatan penting: Opsi jawaban yang tersedia tidak memuat Rp140.000. Ini merupakan contoh penting dalam latihan TKA: siswa perlu memeriksa kembali konsistensi hasil, bukan sekadar memilih pilihan yang paling mendekati.


Soal 26 — Bilangan Rasional dan Irasional

Manakah bilangan berikut yang merupakan bilangan irasional?

A. 0,75
B. 3/8
C. √2
D. −5

Jawaban: C. √2

Pembahasan:

Bilangan rasional dapat dituliskan dalam bentuk p/q dengan p dan q bilangan bulat serta q ≠ 0.

√2 tidak dapat dinyatakan sebagai pecahan sederhana p/q secara tepat.

Jadi √2 merupakan bilangan irasional.


Soal 27 — Penalaran Bilangan

Diketahui:

P = 2³ × 3²

Q = 2² × 3³

Pernyataan yang benar adalah ....

A. P > Q
B. P < Q
C. P = Q
D. Tidak dapat ditentukan

Jawaban: B. P < Q

Pembahasan:

Hitung masing-masing:

P = 8 × 9 = 72.

Q = 4 × 27 = 108.

Karena:

72 < 108,

maka P < Q.


Soal 28 — Estimasi dan Penalaran

Sebuah sekolah memiliki 397 siswa. Setiap siswa membutuhkan sekitar 2,8 liter air minum dalam suatu kegiatan.

Perkiraan kebutuhan air yang paling masuk akal adalah ....

A. sekitar 800 liter
B. sekitar 1.000 liter
C. sekitar 1.200 liter
D. sekitar 1.500 liter

Jawaban: C. sekitar 1.200 liter

Pembahasan:

397 dapat diperkirakan menjadi 400.

2,8 × 400 = 1.120 liter.

Angka 1.120 paling dekat dengan 1.200 liter dibandingkan pilihan lainnya.

Soal seperti ini menguji kemampuan estimasi, bukan sekadar perhitungan eksak.


Soal 29 — Soal HOTS Bilangan

Sebuah bilangan terdiri dari tiga angka. Bilangan tersebut habis dibagi 6 dan 5. Bilangan tersebut juga berada antara 200 dan 300.

Bilangan terbesar yang mungkin adalah ....

A. 270
B. 280
C. 290
D. 300

Jawaban: A. 270

Pembahasan:

Bilangan yang habis dibagi 6 dan 5 harus merupakan kelipatan KPK dari 6 dan 5.

KPK(6,5) = 30.

Kelipatan 30 antara 200 dan 300 adalah:

210, 240, 270.

300 tidak termasuk karena soal menyatakan berada antara 200 dan 300.

Jadi bilangan terbesar adalah 270.


Soal 30 — Soal Penalaran Bilangan

Sebuah panitia mempunyai 120 botol air mineral dan 180 kotak makanan. Semua barang akan dimasukkan ke dalam paket sebanyak mungkin dengan ketentuan:

  1. setiap paket memiliki jumlah botol yang sama;

  2. setiap paket memiliki jumlah kotak makanan yang sama;

  3. tidak ada barang yang tersisa.

Jumlah paket terbanyak yang dapat dibuat adalah ....

A. 20 paket
B. 30 paket
C. 40 paket
D. 60 paket

Jawaban: D. 60 paket

Pembahasan:

Karena ingin membuat paket sebanyak mungkin tanpa sisa, kita mencari FPB dari 120 dan 180.

Faktorisasi:

120 = 2³ × 3 × 5

180 = 2² × 3² × 5

FPB:

2² × 3 × 5 = 60.

Jadi jumlah paket terbanyak adalah 60 paket.

Setiap paket berisi:

120 ÷ 60 = 2 botol air

180 ÷ 60 = 3 kotak makanan.

Jadi jawabannya D. 60 paket.


Rekap Kunci Jawaban

No.JawabanMateri
1BBilangan bulat
2BOperasi campuran
3CPecahan
4CPecahan
5APerbandingan bilangan
6CKPK
7BFaktorisasi prima
8DFPB
9CKPK
10CBilangan berpangkat
11CPangkat negatif
12CBentuk akar
13ABentuk akar
14CNotasi ilmiah
15ANotasi ilmiah
16CEstimasi
17BPersentase
18CPersentase
19CRasio
20CRasio
21CPerbandingan senilai
22CPerbandingan senilai
23CPerbandingan berbalik nilai
24BPerbandingan berbalik nilai
25Penalaran rasio
26CBilangan irasional
27BPerbandingan bilangan
28CEstimasi
29AKelipatan bilangan
30DFPB

Catatan untuk nomor 25: hasil perhitungan menunjukkan Rp140.000, sedangkan pilihan jawaban yang tersedia tidak memuat angka tersebut. Untuk penggunaan sebagai naskah ujian, soal nomor 25 sebaiknya diperbaiki pilihan jawabannya.


Pemetaan Materi 30 Soal

Agar latihan lebih terarah, berikut pemetaan materi yang digunakan:

  • Bilangan bulat dan operasi aritmetika: nomor 1–4

  • Perbandingan dan sifat bilangan: nomor 5 dan 27

  • FPB dan KPK: nomor 6, 8, 9, dan 30

  • Faktorisasi prima: nomor 7

  • Bilangan berpangkat: nomor 10–11

  • Bentuk akar: nomor 12–13

  • Notasi ilmiah: nomor 14–15

  • Estimasi: nomor 16 dan 28

  • Persentase: nomor 17–18

  • Rasio: nomor 19–20 dan 25

  • Perbandingan senilai: nomor 21–22

  • Perbandingan berbalik nilai: nomor 23–24

  • Bilangan rasional dan irasional: nomor 26

  • Kelipatan bilangan dan penalaran: nomor 29

Tips Mengerjakan Soal TKA Matematika Materi Bilangan

Jangan terburu-buru melakukan perhitungan ketika menghadapi soal TKA. Bacalah informasi pada soal terlebih dahulu dan tentukan konsep matematika yang sedang digunakan.

1. Kenali jenis bilangan

Perhatikan apakah soal menggunakan:

  • bilangan bulat;

  • pecahan;

  • desimal;

  • persen;

  • pangkat;

  • akar;

  • bilangan rasional;

  • bilangan irasional; atau

  • notasi ilmiah.

Kesalahan mengenali bentuk bilangan dapat membuat proses selanjutnya menjadi salah.

2. Bedakan FPB dan KPK

Gunakan FPB ketika persoalan meminta pembagian menjadi kelompok sebanyak mungkin dengan jumlah yang sama dan tidak bersisa.

Gunakan KPK ketika persoalan berkaitan dengan beberapa kejadian yang berulang dan ditanyakan kapan terjadi bersamaan lagi.

3. Pahami perbandingan senilai dan berbalik nilai

Pada perbandingan senilai, ketika satu besaran bertambah, besaran lainnya juga bertambah.

Contohnya:

semakin banyak barang yang dibeli, semakin besar total harga.

Pada perbandingan berbalik nilai, ketika satu besaran bertambah, besaran lainnya berkurang.

Contohnya:

semakin banyak pekerja, semakin sedikit waktu yang diperlukan.

4. Jangan selalu menghitung secara detail

Pada soal estimasi, perhitungan tepat terkadang justru membuat waktu terbuang.

Jika pilihan jawaban mempunyai selisih yang besar, pembulatan dapat membantu menemukan jawaban dengan cepat.

5. Periksa kembali jawaban

Kemampuan bernalar sangat penting dalam TKA. Setelah memperoleh hasil, tanyakan:

"Apakah hasil ini masuk akal?"

Misalnya, jika harga barang Rp200.000 mendapatkan diskon 20%, harga akhirnya tidak mungkin lebih besar dari Rp200.000.


Strategi Belajar TKA Matematika SMP 2027

Untuk mendapatkan hasil yang lebih baik, siswa sebaiknya tidak hanya menghafalkan rumus. Latihan perlu dilakukan secara bertahap.

Tahap 1 — Kuasai konsep dasar

Pelajari operasi bilangan, pecahan, persen, pangkat, akar, FPB, KPK, dan rasio.

Tahap 2 — Latihan soal aplikasi

Kerjakan soal yang menggunakan konteks kehidupan sehari-hari seperti harga barang, jarak, waktu, jumlah siswa, pembagian paket, dan penggunaan bahan.

Tahap 3 — Latihan penalaran

Setelah memahami konsep, kerjakan soal yang informasinya tidak langsung menunjukkan rumus yang harus digunakan.

Tahap 4 — Evaluasi kesalahan

Jangan hanya mencatat skor. Kelompokkan kesalahan berdasarkan materi.

Misalnya:

  • salah pecahan;

  • salah operasi;

  • salah memahami rasio;

  • salah memilih FPB/KPK;

  • salah membaca soal;

  • salah melakukan estimasi.

Dengan cara tersebut, waktu belajar menjadi lebih efektif.


Apakah Soal Bilangan Penting dalam TKA Matematika SMP?

Ya. Bilangan merupakan salah satu dari empat elemen utama dalam TKA Matematika SMP/MTs, bersama aljabar, geometri dan pengukuran, serta data dan peluang. Kerangka resmi TKA juga menempatkan kemampuan memahami, mengaplikasikan, dan bernalar sebagai bagian penting dalam pengukuran kemampuan matematika. (Pusmendik)

Artinya, siswa sebaiknya tidak hanya berlatih soal hitungan langsung. Latihan juga perlu mencakup soal kontekstual, estimasi, rasio, serta masalah yang membutuhkan penalaran.

TKA SMP tahun 2026 sendiri telah dilaksanakan pada April 2026, dengan Matematika dan Bahasa Indonesia sebagai mata pelajaran yang diujikan. (Kemendikdasmen)


Kesimpulan

30 soal TKA Matematika SMP 2027 materi Bilangan di atas dapat digunakan sebagai bahan latihan untuk siswa kelas 9 SMP/MTs, guru, maupun orang tua yang ingin memetakan kemampuan matematika siswa.

Materinya meliputi operasi bilangan, pecahan, FPB, KPK, faktorisasi prima, pangkat, akar, notasi ilmiah, estimasi, persentase, rasio, perbandingan senilai dan berbalik nilai, hingga soal penalaran.

Yang paling penting dalam persiapan TKA bukan hanya seberapa banyak soal yang berhasil dikerjakan, tetapi seberapa baik siswa memahami alasan di balik setiap jawaban.

Semakin sering siswa berlatih dengan variasi soal, semakin terbiasa pula mereka menentukan strategi penyelesaian ketika menghadapi soal baru.

Kata kunci utama: soal TKA Matematika SMP 2027, soal TKA Matematika SMP materi Bilangan, latihan TKA Matematika SMP, soal Bilangan TKA SMP, soal TKA SMP 2027 dan pembahasan.

Keyword:

  • 30 soal TKA Matematika SMP 2027 materi Bilangan

  • soal TKA Matematika SMP 2027 dan pembahasannya

  • latihan soal TKA Matematika SMP materi Bilangan

  • contoh soal TKA Matematika SMP Bilangan

  • soal Bilangan TKA SMP kelas 9

  • soal TKA SMP 2027 FPB KPK dan rasio

  • latihan TKA Matematika SMP lengkap dengan pembahasan

Bagaimana reaksi Anda terhadap artikel ini?

Komentar & Diskusi

Tinggalkan Balasan: